Kasumba Turate: Kearifan Lokal sebagai Solusi Herbal untuk Mengatasi Campak pada Balita

Authors

  • Ekayanti Ekayanti STIKES Yahya Bima
  • Muldaniyah Muldaniyah STIKES Yahya Bima
  • Jusmawati Jusmawati
  • Kartika Asli STIKES Yahya Bima
  • Ade Sriwahyuningsih STIKES Yahya Bima

Keywords:

balita, campak, herbal, kasumba turate, kearifan lokal

Abstract

Campak merupakan penyakit infeksi virus yang masih menjadi masalah kesehatan pada balita, terutama di negara berkembang. Salah satu upaya alternatif yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan tanaman herbal berbasis kearifan lokal, seperti kasumba turate. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kasumba turate dalam menurunkan gejala campak pada balita. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 20 balita yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa pemberian ramuan kasumba turate selama 5 hari dengan frekuensi 2 kali sehari. Data dikumpulkan melalui pengukuran suhu tubuh, observasi ruam kulit, dan penilaian nafsu makan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan suhu tubuh dari rata-rata 38,5°C menjadi 37,2°C (p=0,001), penurunan ruam kulit dari kategori berat menjadi ringan (p=0,002), serta peningkatan nafsu makan (p=0,001). Dapat disimpulkan bahwa kasumba turate efektif dalam menurunkan gejala campak pada balita melalui efek antipiretik, antiinflamasi, dan imunomodulator.

References

Ainurrafiq, A., Risnah, R., & Azhar, M. U. (2019). Terapi non farmakologi dalam pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi: Systematic review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 2(3), 192–199.

Desyanti, D., & Merlinda, M. (2025). Pemanfaatan tanaman herbal sebagai antipiretik alami pada anak: Literature review. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 45–53.

Djajanti, A., Prasetyo, B., & Lestari, D. (2022). Penggunaan obat herbal pada anak dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 4(2), 120–126.

Hardiana, R., Putra, A. R., & Wijayanti, S. (2025). Harnessing nature’s remedies: A systematic review of the antipyretic potential of Indonesian medicinal plant extracts. Journal of Herbal Medicine Research, 18(1), 25–38.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Riset kesehatan dasar (Riskesdas). Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan situasi campak dan rubella di Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

Nuridah, N., & Yodang, Y. (2021). Pengaruh terapi berbasis tanaman terhadap kondisi kesehatan masyarakat: Studi quasi eksperimental. Jurnal Kesehatan Vokasional, 6(1), 53–60.

Rahman, H. S., Ahmad, G. A., Mustapha, B., Al-Rawi, H. A., Hussein, R. H., Amin, K., Othman, H. H., & Abdullah, R. (2020). Herbal medicine and immune modulation: Current evidence. International Journal of Health Sciences, 10(2), 45–52.

Rahmatillah, N., Sari, D. P., & Kurniawan, R. (2025). Aktivitas antiinflamasi flavonoid dalam tanaman obat tradisional. Jurnal Riset Ilmu Farmasi, 9(1), 33–41.

Sambou, C. N. (2022). Flavonoid as natural antipyretic compounds: A review. Journal of Natural Compounds, 7(2), 88–95.

Sapitri, A., Wulandari, R., & Hidayat, T. (2025). Aktivitas farmakologi jamu dan fitofarmaka sebagai terapi komplementer. Journal of Food and Pharmaceutical Sciences, 6(1), 15–27.

Sardaniah, S., Nurhasanah, N., & Marlena, F. (2020). Pengaruh terapi herbal terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi. Jurnal Kesehatan, 11(2), 101–108.

Sari, M., Putri, D., & Wahyuni, R. (2023). Pemanfaatan tanaman obat tradisional di Indonesia sebagai terapi komplementer. Jurnal Farmasi Indonesia, 18(2), 120–130.

Sawitri, D., Kurniawati, E., & Rahmawati, L. (2023). Uji aktivitas antiinflamasi ekstrak tanaman herbal pada model hewan uji. Jurnal Ilmu Farmasi dan Gizi, 5(1), 55–62.

Susilowati, E., Handayani, S., & Pramono, H. (2022). Efektivitas terapi herbal dalam meningkatkan kondisi pasien infeksi pada anak. Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(1), 67–74.

World Health Organization. (2020). Measles fact sheet. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2024). Global measles update 2023. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2025). Measles global epidemiology report. Geneva: WHO.

Yuliana, R., Fitriani, D., & Nugroho, A. (2023). Peran senyawa polifenol sebagai imunomodulator dalam terapi herbal. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 12(3), 210–218.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Ekayanti, E., Muldaniyah, M., Jusmawati, J., Asli, K., & Sriwahyuningsih, A. (2026). Kasumba Turate: Kearifan Lokal sebagai Solusi Herbal untuk Mengatasi Campak pada Balita. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKes Kendal , 16(2), 201–206. Retrieved from https://journal3.stikeskendal.ac.id/index.php/JIPJISK/article/view/182

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.