Edukasi Tablet Tambah Darah sebagai Strategi Pencegahan Anemia dan Stunting pada Remaja Putri
Keywords:
balita, pendapatan keluarga, pengetahuan ibu, pola asuh, stuntingAbstract
Stunting menjadi permasalahan gizi kronis serius karena berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kejadian stunting pada balita dipengaruhi oleh faktor multidimensional, meliputi faktor maternal, kondisi anak, sosial ekonomi, serta lingkungan dan sanitasi, sehingga memerlukan pemahaman yang komprehensif. Literature review ini penting dilakukan untuk mengidentifikasi dan mensintesis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting sebagai dasar perumusan strategi pencegahan dan intervensi yang lebih efektif dan berbasis bukti. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis bukti ilmiah mengenai hubungan ketiga faktor tersebut dengan stunting pada balita. Metode: Penelitian ini menggunakan desain literature review terhadap artikel case control tahun 2021–2025 dari PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar sesuai kriteria inklusi. Kata kunci pencarian yaitu "stunting" AND "toddler" AND "knowledge" OR "parenting patterns" OR “family income”. Untuk jurnal nasional menggunakan keywords seperti "stunting" AND "balita" AND "pengetahuan" OR "pola asuh" OR "pendapatan keluarga". Hasil akhir didapatkan sebanyak sebelas artikel dan dianalisis secara sistematis. Mayoritas studi menunjukkan pengetahuan ibu yang rendah berhubungan dengan peningkatan risiko stunting melalui praktik pemberian makan, kebersihan, dan pemanfaatan layanan kesehatan yang kurang tepat. Pola asuh yang tidak sesuai terbukti meningkatkan risiko stunting secara signifikan, terkait praktik makan, perawatan, dan pemantauan tumbuh kembang anak. Pendapatan keluarga rendah juga menjadi determinan kuat karena mempengaruhi kemampuan penyediaan pangan bergizi, sanitasi, dan akses kesehatan. Pengetahuan, pola asuh, dan pendapatan keluarga merupakan faktor saling terkait yang memengaruhi stunting sehingga intervensi harus bersifat komprehensif.
References
Adhani, J. P., Lahdji, A., & Faizin, C. (2024). Analisis Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 11(2). https://doi.org/https://doi.org/10.33024/jikk.v11i2.10600
Agustin, L., & Rahmawati, D. (2021). Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Kejadian Stunting. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 4(1). https://doi.org/https://doi.org/10.35473/ijm.v4i1.715
Asri, A., Sorachmmad, Y., Reski, R., & Ashari, M. S. (2022). Analisis Determinan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.35329/jkesmas.v8i2.3213
Cahyaningrum, N. E., Mars, S. P., & Suratman, S. (2024). Factors Influencing the Incidence of Stunting in Children Aged 24-59 Months in the Work Area Muara Delang Health Center, Jambi. International Journal of Science and Society, 6(2). https://doi.org/https://doi.org/10.54783/ijsoc.v6i2.1112
Fajriani, F., Aritonang, E. Y., & Nasution, Z. (2020). Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Gizi Seimbang Keluarga dengan Status Gizi Anak Balita Usia 2-5 Tahun. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(01), 1–11. https://doi.org/10.33221/jikm.v9i01.470
Fauza, N., Abdurrohman, A., Akbar Harahap, A., Monica, L., Yani, L., Jannah, M., Mardila Purwanti, C., Efendi Harahap, S., Sri Rahmadhani, U., & Febria, Z. (2021). Identifikasi stunting pada anak balita di Desa Rantau Mapesai. Unri Conference Series: Community Engagement, 3, 673–679. https://doi.org/10.31258/unricsce.3.673-679
Fithriah, A. R. N., & Diba, N. F. (2025). Hubungan Paparan Informasi Gizi, Pendidikan Ibu, dan Pendapatan Keluarga Terhadap Kejadian Balita Stunting Di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Jurnal Gizi Ilmiah, 12(3), 15–20. https://doi.org/https://doi.org/10.46233/jgi.v12i3.1524
Hermayani, H., & Maran, P. W. B. (2024). The Relationship between Parenting Patterns and the Incidence of Stunting in Children Aged 25-59 Months. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(S5), 561–568. https://doi.org/https://doi.org/10.37287/ijghr.v6iS5.4557
Kemenkes, S. A., Komalasari, L., Trisnawati, I., Mamat, M., Judiono, J., & Pertiwi, R. (2023). Analisis Pola Asuh dan Pengetahuan Ibu Sebagai Faktor Risiko Terjadinya Stunting. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 15(1). https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v15i1.2174
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2021). Profil Anak Indonesia 2021. In Profil Anak Indonesia. htttps//:www.kemenpppa.go.id
Marlina, L., Yunita, L., Melviani, M., & Yulianti, P. (2025). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12 - 59 Bulan di Puskesmas Baru Kecamatan Dusun Selatan. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 11(1). https://doi.org/ttps://doi.org/10.33143/jhtm.v11i1.4628
Nurjanah, M. A. (2025). Determinan Kejadian Stunting pada Anak di Bawah Lima Tahun di Provinsi Sulawesi Tengah. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 16(1), 1–18. https://doi.org/https://doi.org/10.46807/aspirasi.v16i1.4310
Pratama, B., Angraini, D. I., & Nisa, K. (2019). LITERATUR REVIEW Penyebab Langsung (Immediate Cause) yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Immediate Cause Affects Stunting in Children. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 299–303. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.167
Safitri, O. V., Syurandhari, D. H., & Syalfina, A. D. (2025). Pola Asuh, Makan dan Sanitasi Pada Kejadian Stunting di Desa Rebalas Wilayah Puskesmas Grati Kabupaten Pasuruan. Medica Majapahit, 17(1). https://doi.org/https://doi.org/10.55316/mm.v17i1.1126
Sari, A. N. I., Purwaningsih, D. F., Rasiman, N. B., & Yunita, Y. (2022). Perkembangan Motorik Kasar Pada Batita di Posyandu Tanjung Karang Kelurahan Labuan Bajo. Pustaka Katulistiwa, 3(2), 44–48. https://journal.stik-ij.ac.id/index.php/Keperawatan/article/view/155
Sari, N., Farich, A., & Perdana, A. A. (2025). Pendapatan keluarga sebagai determinan utama stunting pada anak dibawah umur 5 tahun : studi kasus-kontrol. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(1), 127–134. https://doi.org/https://doi.org/10.52657/jik.v14i1.2678
Tanzil, L., & Hafriani, H. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan. Jurnal Kebidanan, 7(1), 25–31. https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kebidanan/article/viewFile/3390/pdf
UNICEF. (2021). STRATEGI KOMUNIKASI PERUBAHAN SOSIAL DAN PERILAKU: MENINGKATKAN GIZI REMAJA DI INDONESIA (April). Unicef Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/media/9241/file/Strategi&hx2009
WHO. (2021). Stunting Prevalence Among Children Under 5 Years of Age.
WHO. (2022). Stunting in a nutshell.




