Faktor-faktor yang Memengaruhi Ketepatan Pengisian Formulir Asuransi
Keywords:
administrasi rumah sakit, coding klinis, formulir asuransi, klaim asuransi, sistem informasi kesehatanAbstract
Ketepatan pengisian Formulir asuransi merupakan komponen penting dalam proses administrasi rumah sakit yang memengaruhi kelancaran pengajuan klaim dan efektivitas pelayanan kesehatan. Ketidaktepatan pengisian Formulir dapat menyebabkan pengembalian berkas, keterlambatan verifikasi, dan gangguan pembiayaan rumah sakit. Faktor-faktor yang diduga memengaruhi ketepatan pengisian Formulir asuransi meliputi administrasi dokumen, coding klinis, sistem informasi, organisasi dan prosedur internal, serta sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ketepatan pengisian Formulir asuransi di Rumah Sakit Islam Siti Hajar Mataram. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 430 responden yang terlibat dalam pengelolaan klaim asuransi, dengan sampel 102 responden yang ditentukan menggunakan G*Power 3.1 (effect size=0,15; α=0,05; power=80%; lima prediktor). Pengambilan sampel menggunakan proportionate random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur skala Likert 1–5 yang terdiri atas lima domain. Uji validitas menggunakan Pearson Product Moment dan reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, Spearman Rank, dan regresi linear berganda. Mayoritas responden memiliki masa kerja >5 tahun (65,7%) dan profesi terbanyak adalah perawat (42,2%). Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara administrasi (r=0,229; p=0,021), coding klinis (r=0,340; p<0,001), sistem informasi (r=0,364; p<0,001), organisasi dan prosedur internal (r=0,266; p=0,007), serta sumber daya manusia (r=0,238; p=0,016) dengan ketepatan pengisian Formulir asuransi. Analisis multivariat menunjukkan sistem informasi merupakan faktor dominan (β=0,509; p=0,018). Sistem informasi merupakan variabel yang menunjukkan pengaruh signifikan terhadap ketepatan pengisian formulir asuransi dalam model penelitian. Namun, rendahnya nilai koefisien determinasi (R²=0,135) mengindikasikan bahwa masih terdapat faktor-faktor lain di luar model yang turut memengaruhi ketepatan pengisian formulir asuransi. Oleh karena itu, optimalisasi SIMRS dan integrasi sistem digital perlu disertai dengan penguatan aspek administrasi, organisasi, dan sumber daya manusia untuk meningkatkan kualitas administrasi rumah sakit.
References
Almanasreh, E., Moles, R., & Chen, T. F. (2019). Evaluation of methods used for estimating content validity. Research in Social and Administrative Pharmacy, 15(2), 214–221.
Ariyanti, S., Sipahutar, P., Ningsih, W., Hadi, I., & Pannyiwi, R. (2024). The Role Of Mental Health Training In Improving Nurses ’ Ability To Care For Patients With Mental Disorders. 15(02), 1532–1539. https://doi.org/10.54209/eduhealth.v15i02
Auladi, S. (2022). Efektivitas Case Manager dalam Upaya Kendali Mutu dan Kendali Biaya Pelayanan Kesehatan Di RSUP Dr. Hasan Sadikin. Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional, 2(1), 2021. https://doi.org/10.53756/jjkn.v2i1.49
Azmi, F. N., & Massanito, E. S. (2022). Dampak Program Asuransi Kesehatan ( Askes ) Terhadap Pembiayaan Rawat Jalan di Indonesia. Prosiding HERO 2022 Tabel.
Fatmasari, A. (2024). Jurnal ARSI : Administrasi Rumah Sakit Indonesia HOSPITAL READINESS TO IMPLEMENT ELECTRONIC MEDICAL RECORDS : A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW. Jurnal ARSI : Administrasi Rumah Sakit Indonesia Volume, 10(3). https://doi.org/10.7454/arsi.v10i3.1189
Hidayah, N., Dewi, A., & Listiowati, E. (2020). Remuneration as a strategy to improve service quality, cost-effectiveness, and organizational performance of private hospitals. Enfermería Clínica, 30, 179–182. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.enfcli.2020.06.077
Indawati, L. (2025). Manajemen Rekam Medis dan Sistem Informasi Kesehatan: Studi Aplikatif di Berbagai Fasilitas Kesehatan. Penerbit NEM.
Indy Ramadhani, I. R. (2025). analisis penyebab pending claim berkas penagihan bpjs rawat inap di unit casemix rumah sakit prima pekanbaru. Universitas Awal Bros.
Jamil, L., & Ariyani, N. D. (2025). Peran Staf Adminsitrasi Dalam Memastikan Kelengkapan Dokumen Pasien Asuransi Kontraktor Di Rumah Sakit X. Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia, 2(2), 66–74.
Kang, H. (2021). Sample size determination and power analysis using the G* Power software. Journal of Educational Evaluation for Health Professions, 18.
Klaim, K., & Sakit, R. (2023). Ketepatan Kode Diagnosis Chronic Kidney Disease dalam Mendukung. 11(1), 43–49. https://doi.org/10.47007/inohim.v11i1.497
Latpate, R., Kshirsagar, J., Kumar Gupta, V., & Chandra, G. (2021). Probability proportional to size sampling. In Advanced sampling methods (pp. 85–98). Springer.
Leon, R. J., Lapkin, S., Fields, L., & Moroney, T. (2022). Developing a self-administered questionnaire: methods and considerations. Nurse Researcher, 30(3).
Listiowati, E. (2020). Analisis Kepatuhan Petugas Klinis Dalam Kelengkapan Rekam Medis Elektronik dan Rekam Medis Manual Di Rumah Sakit.
Listiowati, E., Pratama, D. D., Pramayanti, Y., Samsudin, M. A., Arini, M., & Kurniawan, N. U. (2025). Understanding User Acceptance of Electronic Medical Records: A Mixed method Study. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 8(9), 876–898. https://doi.org/10.56338/mppki.v8i9.7581
Nasution, M. Z., Fahny, V. Z., Wardani, I. F., Rahma, P. A., Saragih, N. N., Kesuma, A. I., & Gurning, F. P. (2025). Analisis Faktor Keterlambatan Penyerahan Resume Medis Rawat Jalan Ke Unit Rekam Medis Rsi Malahayati. JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa, 4(4), 1527–1536. https://doi.org/10.57218/jkj.vol4.iss4.2042
Nomeni, H. E., Sirait, R. W., & Kenjam, Y. (2020). Faktor Penyebab Keterlambatan Pengajuan Klaim Pasien BPJS Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Soe. Media Kesehatan Masyarakat, 2(2), 1–14. https://doi.org/10.35508/mkm.v2i2.2795
Noviatri, L. W. (2016). Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Penyerahan Klaim BPJS di RS Panti Nugroho. Jkesvo (Jurnal Kesehatan Vokasional), 1(1), 22–26.
Paramarta, V. (2026). EXPLORING BPJS CLAIM CHALLENGES IN HOSPITALS AND THEIR IMPROVEMENT STRATEGIES : 08(1), 77–90.
Putri, Y. W., Saragih, T. R., Purba, S. H., Studi, P., Kesehatan, I., Masyarakat, F. K., Islam, U., & Sumatera, N. (2024). Implementasi dan Dampak Penggunaan Sistem Rekam Medis Elektronik ( RME ) pada Pelayanan Kesehatan. SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat), 3(4), 255–264. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v3i4.3449
Rosmita, Rizki, S., Budi, H., & Alfani. (2025). Pengaruh Penggunaan Aplikasi Rekam Medis Elektronik (Rme) Terhadap Efisiensi KerjaTenaga Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Pertama. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 2025.
Suhendra, F. M. (2025). Analisis Pengaruh Faktor Internal Rumah Sakit Terhadap Kepatuhan Pengelolaan Klaim Jaminan Kesehatan Nasional Sebagai Rekomendasi Pencegahan Klaim Pending (Studi di RSUD DR. Mohammad Zyn Sampang). Journal of Syntax Literate, 10(10).
Tarigan, A. M., Rangkuti, D. S. R., Sembiring, R. M., & Rahmadanisya, F. (2024). Faktor yang Memengaruhi Keterlambatan Klaim Asuransi pada Pelayanan Rawat Jalan di RSUD rantau Prapat. Malhayati Health Student Journal, 4, 1840–1852. https://doi.org/Doi: https://doi.org/10.33024/mahesa.v4i5.14379
Viano, N. C., Junadi, P., & Viano, N. C. (2025). Analisis peran case manager dalam kendali mutu dan kendali biaya pelayanan rawat inap bedah di Rumah Sakit Universitas Indonesia tahun 2022. Jurnal ARSI: Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 11(1), 27–41.
Wang, X., & Cheng, Z. (2020). Cross-sectional studies: strengths, weaknesses, and recommendations. Chest, 158(1), S65–S71.
Yulianti, F. (2025). Kebijakan Pengelolaan Keuangan Terhadap Klaim Bpjs Kesehatan Rawat Jalan Di Rumah Sakit Type C (Studi Komparatif antara Rumah Sakit Swasta X dan Rumah Sakit Umum Daerah Y di Kota Bandung). Jurnal Teras Kesehatan, 8(2), 34–44.




