Kombinasi Relaksasi Benson dan Meditasi untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja
Keywords:
kesehatan mental, meditasi, relaksasi benson, remajaAbstract
Remaja termasuk dalam tahap perkembangan yang berisiko tinggi terhadap gangguan kesehatan mental akibat dari pengalaman traumatis, tindakan bullying, dan lingkungan. Kesehatan mental yang terganggu pada remaja berdampak pada kurangnya kualitas hidup, pemakaian zat psikoaktif, gangguan psikotis, dan bunuh diri. Tindakan non farmakologis yang dapat meningkatkan kesehatan mental remaja yaitu kombinasi relaksasi benson dan meditasi. Riset ini menggunakan jenis penelitian kuasi eksperimental dengan desain kontrol pretest dan posttest yang bertujuan untuk menganalisis efektivitas kombinasi relaksasi benson dan meditasi untuk meningkatkan kesehatan mental remaja. Teknik sampling yag digunakan yaitu purposif sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 72 remaja, kelompok perlakuan sejumlah 36 remaja dan kelompok kontrol sejumlah 36 remaja. Kombinasi relaksasi benson dan meditasi dilakukan selama 2 minggu, di pagi dan sore hari selama 10 – 20 menit. Pengumpulan data menggunakan modul relaksasi benson dan meditasi, serta instrumen Self Reportingting Questionnaire (SRQ-20). Analisis statistik menggunakan Independent T-Test. Hasil riset ini menunjukkan kombinasi relaksasi benson dan meditasi efektif meningkatkan kesehatan mental remaja dengan p-value < 0.001. Berdasarakan hasil riset dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kombinasi relaksasi benson dan meditasi terhadap kesehatan mental remaja sebelum dan sesudah tindakan.
References
Ali, I. N., Lasanuddin, H. V, & Firmawati, F. (2023). Pengaruh Meditasi Terhadap Penurunan Tingkat Stress Pada Lansia Di Panti Jompo Lks. Lu Beringin Hutuo Limboto. Jurnal Nurse, 6(1). http://ejournal.stikeskesosi.ac.id/index.php/Nurse/article/view/168
Appleby, L. (2021). What has been the effect of covid-19 on suicide rates? The BMJ, 372, 4–5. https://doi.org/10.1136/bmj.n834
Aziz, Z. A., Ayu, D. A., Bancin, F. M., Syara, S. G., Manalu, W. B., S, R. A., Lia, S. F., Tanjung, L. P., Boang manalu, A. S., Br Karo, S. indah K., Br Bangun, C. A., Limbong, F. W., & Siregar, N. F. (2021). Gambaran Kesehatan Mental Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Dunia Kesmas, 10(1), 130–135. https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1.3256
Depkes RI. (2019). Riset Kesehatan Dasar 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Republik Indonesia.
Hirza Ainin Nur, Cahyanti, L., Yuliana, A. R., Fitriana, V., & Pramudaningsih, I. N. (2023). Kesehatan Mental Mahasiswa Dalam Proses Pembelajaran Daring Selama Pandemi Covid-19. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat, 12(1), 66–74.
Ika Mariyati, L., & Ramon, A. (2023). Self Talk Untuk Mereduksi Stres Akademik Pada Siswa Kelas XII SMA Antartika Sidoarjo Azizah Cahya Fajrin 1í ½í ¶‚. IINNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3, 1633–1643.
Juliawati, D., Ayumi, R. T., Yandri, H., & Alfaiz. (2019). Efektivitas Relaksasi Teknik Meditasi untuk Membantu Siswa Mengatasi. Indonesia Journal of Learning Education and Counseling, 2(1), 37–45.
Kring Ann M & Johnson S. (2022). Abnormal Psychology The Science And Treatment of Psycological disorders (15th ed.). Univercuty of New Delhi.
Linda Fitria, I. (2020). Kecemasan Remaja pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal EDUCATIo, 6(1), 1–4. https://doi.org/https://jurnal.iicet.org/index.php/j-edu/article/view/592/544
Maharja, R. (2015). Analisis Tingkat Kelelahan Kerja Berdasarkan Beban Kerja Fisik Perawat Di Instalasi Rawat Inap RSU Haji Surabaya. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 4(1), 93. https://doi.org/10.20473/ijosh.v4i1.2015.93-102
Masyah, B. (2020). Pandemi Covid 19 terhadap Kesehatan Mental dan Psikososial. Mahakan Noursing, 2(8), 353–362. http://ejournalperawat.poltekkes-kaltim.ac.id/index.php/nursing/article/view/180/74
Rahmasari, D. (2020). Self Healing Is Knowing Your Own Self. Unesa University Press.
Rahmayanthi, D., Moeliono, M. F., & Kendhawati, L. (2021). Adolescents Mental Health During Covid-19 Pandemic. Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi, 23(1), 91–101. http://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/psikologi/article/view/1417
Ravens-Sieberer, U., Kaman, A., Otto, C., Adedeji, A., Devine, J., Erhart, M., Napp, A. K., Becker, M., Blanck-Stellmacher, U., Löffler, C., Schlack, R., & Hurrelmann, K. (2020). Mental health and quality of life in children and adolescents during the COVID-19 pandemic—results of the copsy study. Deutsches Arzteblatt International, 117, 828–829. https://doi.org/10.3238/arztebl.2020.0828
Renie dkk. (2025). Kesehatan Mental Remaja. Eureka Media Aksara.
Soumya Raj, K., & Pillai, R. R. (2021). Effectiveness of benson’s relaxation therapy on reduction of postcesarean pain and stress among mothers in a selected hospital at kochi. Journal of SAFOG, 13(2), 121–124. https://doi.org/10.5005/jp-journals-10006-1875
Subandi, S., & Muhamad, R. A. (2023). Penerapan Teknik Relaksasi Benson Dalam Mengatasi Insomnia Pada Remaja Di Sma Negeri 10 Kota Bogor Tahun 2023. 1.
Supini, P., Gandakusumah, A. R. P., Asyifa, N., Auliya, Z. N., & Ismail, D. R. (2024). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental pada Remaja. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 2(1), 166–172. https://doi.org/10.57235/jerumi.v2i1.1760
Tamarit, A., de la Barrera, U., Mónaco, E., Schoeps, K., & Montoya-Castilla, I. (2020). Psychological impact of COVID-19 pandemic in Spanish adolescents: Risk and protective factors of emotional symptoms. Revista de Psicologia Clinica Con Ninos y Adolescentes, 7(3), 73–80. https://doi.org/10.21134/rpcna.2020.mon.2037
WHO. (2019). Mental health. https://www.who.int/health-topics/mental-health#tab=tab_2
WHO. (2025). Kesehatan Mentral. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-strengthening-our-response
Wisnu Catur B.P. (2022). Pengantar Psikologi Abnormal (Definisi, teori, dan Intervensi). PT Nasya Expanding Management.
Zulkarnain, Z. dan S. F. (2019). Kesehatan Mental dan Kebahagiaan. Mawa’Izh: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan, 10(1), 18–38. https://doi.org/10.32923/maw.v10i1.715




