Integrasi Kearifan Lokal Daun Kelor dalam Asuhan Kebidanan Komunitas untuk Pencegahan Malnutrisi Ibu dan Anak

Authors

  • Ade Sriwahyuningsih STIKES Yahya Bima
  • Wahidah Wahidah STIKES Yahya Bima
  • Ekayanti Ekayanti STIKES Yahya Bima
  • Resti Dona Saputri STIKES Yahya Bima
  • Asniah Hartinah STIKES Yahya Bima
  • Syafaatun Nahdiah STIKES Yahya Bima

Keywords:

daun kelor, ibu dan anak, kebidanan komunitas, malnutrisi

Abstract

Malnutrisi pada ibu dan anak masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan kearifan lokal seperti daun kelor yang kaya akan nutrisi. Integrasi daun kelor dalam asuhan kebidanan komunitas diharapkan mampu meningkatkan status gizi ibu dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh integrasi pemanfaatan daun kelor dalam asuhan kebidanan komunitas terhadap pencegahan malnutrisi ibu dan anak Di Desa Tente. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi-experimental (pre-post test dengan kelompok kontrol). Populasi sebanyak 320 ibu hamil dan ibu dengan balita di Desa Tente. Sampel sebanyak 178 responden diambil dengan teknik purposive sampling, terdiri dari 89 kelompok intervensi dan 89 kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan gizi, pengukuran antropometri (berat badan, tinggi badan, dan LILA), serta observasi pola konsumsi. Data dikumpulkan sebelum (pretest) dan sesudah intervensi (posttest). Analisis data meliputi analisis univariat untuk distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan status gizi pada kelompok intervensi dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Ibu yang mendapatkan intervensi berbasis daun kelor mengalami peningkatan pengetahuan, konsumsi nutrisi, dan status gizi anak. Integrasi kearifan lokal daun kelor dalam asuhan kebidanan komunitas efektif dalam pencegahan malnutrisi ibu dan anak di Desa Tente.

References

Abdullah, A. R. et al., 2021. Pengaruh pemberian cookies dengan penambahan tepung daun kelor terhadap kenaikan berat badan balita usia 2–5 tahun dengan status gizi kurang. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(1), pp. 1-8. https://doi.org/10.35473/jgk.v14i1.273.

Avila, D. Z., Hadijah, H., Adnan, A. & Mastorat, M., 2022. Penyuluhan gizi dan pembuatan puding daun kelor untuk ibu hamil dan balita di Desa Lido Bima NTB. SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), pp. 45-51. https://doi.org/10.61461/sjpm.v1i1.7.

Black, R. E. et al., 2021. Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), pp. 427-451. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60937-X.

Boateng, L., Nyarko, R. & Asante, M., 2018. Moringa oleifera supplementation and nutritional status among children: A review. Journal of Nutrition and Health Sciences, 5(1), pp. 1-8.

Dhakar, R. C. et al., 2021. Moringa: The herbal gold to combat malnutrition. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, 10(2), pp. 1673-1680.

Fahey, J. W., 2025. Moringa oleifera: A review of the medical evidence for its nutritional, therapeutic, and prophylactic properties. Trees for Life Journal, 1(5), pp. 1-15.

Fuglie, L. J., 2021. The miracle tree: Moringa oleifera. Food and Nutrition Bulletin, 42(1), pp. 1-10.

Glanz, K., Rimer, B. K. & Viswanath, 2020. ealth behavior: Theory, research, and practice (5th ed.). San Francisco: Jossey-Bass.

Gopalakrishnan, L., Doriya, K. & Kumar, D. S., 2026. Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal application. Food Science and Human Wellness, 5(2), pp. 49-56. https://doi.org/10.1016/j.fshw.2016.04.001.

Hikmah, N., Nontji, W. & Hadju, V., 2021. Teh daun kelor (Moringa oleifera tea) terhadap kadar hemoglobin dan hepcidin ibu hamil. Jurnal Kebidanan, 10(2), pp. 112-118.

Israwati, I., Nontji, W. & Hadju, V., 2021. Pengaruh konsumsi daun kelor terhadap berat badan lahir bayi dan kesehatan ibu. Jurnal Kebidanan, 10(2), pp. 98-105.

Kementerian Kesehatan RI, 2020. Pedoman pelayanan kebidanan komunita. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI, 2023. Profil Kesehatan Republik Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI.

Kurniasih, D., Astuti, R. & Wulandari, S., 2018. Pengaruh edukasi gizi berbasis masyarakat terhadap peningkatan pengetahuan ibu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), pp. 120-128.

Kusuma, R. A., Pratiwi, D. & Handayani, S., 2023. Efektivitas intervensi pangan lokal berbasis daun kelor terhadap peningkatan status gizi ibu dan anak. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 15(1), pp. 45-53.

Leone, A. et al., 2019. Moringa oleifera seeds and oil: Characteristics and uses for human health. International Journal of Molecular Sciences, 20(4), p. 1–14. https://doi.org/10.3390/ijms20040829.

Lestari, W., Margawati, A. & Rahfiludin, M. Z., 2021. Faktor risiko stunting pada anak di Indonesia. Jurnal Gizi Indonesia, 9(2), pp. 75-84.

Nambiar, V. S., Mehta, R. & Daniel, M., 2020. Nutritional and functional properties of Moringa oleifera leaves. Journal of Food Science and Nutrition, 8(3), pp. 123-130.

Notoatmodjo, S., 2018. Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pender, N. J., Murdaugh, C. L. & Parsons, M. A., 2019. s.l.:s.n.

Perry, H. B., Zulliger, R. & Rogers, M. M., 2021. Community health workers in low-, middle-, and high-income countries. Annual Review of Public Health, Volume 42, pp. 399-421. https://doi.org/10.1146/annurev-publhealth-090419-102407.

Prost, A. et al., 2023. Women’s groups practising participatory learning and action to improve maternal and newborn health. The Lancet, 381(9879), pp. 1736-1746.

Rahayu, T. B. & Nurindahsari, Y. A. W., 2019. Peningkatan status gizi balita melalui pemberian daun kelor (Moringa oleifera). Jurnal Kesehatan Madani Medika, 9(2), pp. 87-91. https://doi.org/10.36569/jmm.v9i2.14.

Rahmawati, N., Putri, A. & Lestari, D., 2022. Pengaruh konsumsi daun kelor terhadap status gizi balita. Jurnal Gizi Indonesia, 10(1), pp. 45-52.

Rani, K. C., Jayani, N. I. E. & Darmasetiawan, N. K., 2021. Pelatihan pembuatan produk makanan berbasis daun kelor untuk pemenuhan gizi balita di Desa Bogo Bojonegoro. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat,, 5(3), pp. 355-362. https://doi.org/10.30651/aks.v5i3.4501.

Saini, R. K., Sivanesan, I. & Keum, Y. S., 2022. Phytochemicals of Moringa oleifera: A review of their nutritional and therapeutic properties. Food Science and Human Wellness, 11(4), p. 889–902. https://doi.org/10.1016/j.fshw.2022.03.002.

Sari, M., Yuliana, R. & Dewi, P., 2020. Hubungan pendidikan ibu dengan status gizi anak. Jurnal Kesehatan, 11(2), pp. 90-97.

Susanti, E., Rahmawati, D. & Lestari, P., 2021. Pengaruh pemberian seduhan daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 5(1), pp. 45-52.

Titaley, C. R. et al., 2019. Determinants of the stunting of children in Indonesia. BMC Public Health, 19(1), pp. 1-10. https://doi.org/10.1186/s12889-019-7339-5.

WHO, 2022. Malnutrition. s.l.:https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malnutrition

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Sriwahyuningsih, A., Wahidah, W., Ekayanti, E., Saputri, R. D., Hartinah, A., & Nahdiah, S. (2026). Integrasi Kearifan Lokal Daun Kelor dalam Asuhan Kebidanan Komunitas untuk Pencegahan Malnutrisi Ibu dan Anak. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKes Kendal , 16(2), 245–250. Retrieved from https://journal3.stikeskendal.ac.id/index.php/JIPJISK/article/view/251

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.