Hubungan Lama Bekerja dengan Kepatuhan Perawat dalam Menerapkan Prinsip Benar Obat di Ruang Onkologi Rumah Sakit Umum

Authors

  • Yullyzar Yullyzar Universitas Abulyatama
  • Dea Tiara Fitrah Universitas Syiah Kuala
  • Yuswardi Yuswardi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh

Keywords:

lama bekerja, kepatuhan perawat, prinsip benar obat

Abstract

Pengobatan adalah bagian dari perawatan primer yang memainkan peran penting dalam pengelolaan yang efektif untuk keselamatan pasien dan perawatan yang berkualitas. Keamanan pemberian obat di rumah sakit merupakan salah satu tanggung jawab perawat untuk memastikan pasien mendapatkan terapi yang sesuai. Tindakan ini memerlukan ketelitian yang tinggi untuk memastikan pasien aman dari kesalahan pemberian obat dengan menerapkan prinsip pemberian obat yang benar. Dengan bertambahnya usia dan pengalaman kerja, perawat dapat memperdalam pemahamannya tentang faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesalahan pemberian obat, sehingga berpotensi menurunkan risiko terjadinya kesalahan pemberian obat di kemudian hari. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif deskriptif dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 104 perawat yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian terdiri atas 40 item mengenai kepatuhan perawat dalam menerapkan prinsip benar obat. Seluruh item dinyatakan valid dengan nilai r-hitung 0,484–0,889 (r-tabel = 0,444) dan reliabel dengan nilai Cronbach’s alpha sebesar 0,958. Data lama bekerja dan kepatuhan perawat dikumpulkan secara daring melalui Google Form setelah responden memberikan informed consent. Tidak ada hubungan yang signifikan antara lama bekerja dengan kepatuhan perawat dalam menerapkan prinsip benar obat (r=-0,105; p=0,288). Meskipun secara teoritis lama bekerja menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan kepatuhan perawat dalam prinsip benar obat, akan tetapi hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan perawat dalam menerapkan prinsip benar obat tidak bergantung pada lama bekerja.

References

Al-Worafi, Y. M., Ming, L. C., Dhabali, A. A., Al-Shami, A. M., & Jaber, A. A. S. (2023). Adverse drug reactions (ADRs) case studies: Mild ADRs. In Y. M. Al-Worafi (Ed.), Clinical case studies on medication safety (pp. 5–32). Academic Press. https://doi.org/10.1016/B978-0-323-98802-5.00008-X

Banning, M. (2006). Medication errors: Professional issues and concerns. Nursing Older People, 18(3).

Billstein-Leber, M., Carrillo, C. J. D., Cassano, A. T., Moline, K., & Robertson, J. J. (2018). ASHP guidelines on preventing medication errors in hospitals. American Journal of Health-System Pharmacy, 75(19), 1493–1517. https://doi.org/10.2146/ajhp170811

Cloete, L. (2015). Reducing medication errors in nursing practice. Nursing Standard, 29(20), 50–59. https://doi.org/10.7748/ns.29.20.50.e9507

Da Silva, B. A., & Krishnamurthy, M. (2016). The alarming reality of medication error: A patient case and review of Pennsylvania and national data. Journal of Community Hospital Internal Medicine Perspectives, 6(4), Article 31758.

Dalle, A. (2024). Farmakologi jilid II: Dalam konteks bahasan bentuk dan kemasan obat, pemberian obat sistemik dan lokal, patient safety dalam pemberian obat, dan prosedur pemberian obat. Nas Media Pustaka. https://books.google.co.id/books?id=MCf_EAAAQBAJ

Department of Health and Social Care. (2018). The report of the Short Life Working Group on reducing medication-related harm.

Dirik, H. F., Samur, M., Seren Intepeler, S., & Hewison, A. (2019). Nurses’ identification and reporting of medication errors. Journal of Clinical Nursing, 28(5–6), 931–938.

Hanson, A., & Haddad, L. M. (2023). Nursing rights of medication administration. In StatPearls. StatPearls Publishing.

Jember, A., Hailu, M., Messele, A., Demeke, T., & Hassen, M. (2018). Proportion of medication error reporting and associated factors among nurses: A cross-sectional study. BMC Nursing, 17, Article 9. https://doi.org/10.1186/s12912-018-0280-4

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2022 tentang indikator nasional mutu pelayanan kesehatan tempat praktik mandiri dokter dan dokter gigi, klinik, pusat kesehatan masyarakat, rumah sakit, laboratorium kesehatan, dan unit transfusi darah. Kementerian Kesehatan RI

Mahfudhah, A. N., & Mayasari, P. (2018). Pemberian obat oleh perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Kota Banda Aceh. JIM FKep, 3(4).

National Coordinating Council for Medication Error Reporting and Prevention. (2021). About medication errors. https://www.nccmerp.org/about-medication-errors

Oktarina, Y., Nofriadi, Rafki, R., & Syafwandi. (2024). Hubungan penerapan patient safety dengan kepuasan pasien di ruangan rawat inap bedah RSUD Dr. Achmad Mochtar Kota Bukittinggi tahun 2023. Journal of Economics, Assets, and Evaluation, 1(4), 1–14.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1691/MENKES/PER/VIII/2011 tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit. (2011).

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 58 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. (2016).

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Standar Operasional Prosedur Administrasi Pemerintahan. (2012).

Permana, L. (2020). Peningkatan perilaku perawat melalui pengetahuan dalam menjalankan prinsip pemberian obat dua belas benar. Journal of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan), 5(2), 79–85.

Potter, P. A., Perry, A. G., Stockert, P. A., & Hall, A. M. (2021). Fundamentals of nursing (10th ed.).

Purnamasari, E. R. W., Afrina, R., Rizal, A., Novianti, N., & Ervina. (2024). Evaluating nurses’ adherence to the seven rights of medication administration in an Indonesian hospital: A cross-sectional study. Journal of Healthcare Administration, 3(2), 166–175. https://doi.org/10.33546/joha.3527

Robbins, S. P. (2013). Perilaku organisasi. Salemba Empat.

Sandramustika, A., Effendy, C., & Setyarini, S. (2008). Gambaran penerapan prinsip enam benar pemberian obat pada tindakan injeksi. Jurnal Keperawatan.

Uhlenhopp, D. J., Aguilar, O., Dai, D., Ghosh, A., Shaw, M., & Mitra, C. (2020). Hospital-wide medication reconciliation program: Error identification, cost-effectiveness, and detecting high-risk individuals on admission. Integrated Pharmacy Research & Practice, 9, 195–203. https://doi.org/10.2147/IPRP.S269857

Vaismoradi, M., Tella, S., Logan, P. A., Khakurel, J., & Vizcaya-Moreno, F. (2020). Nurses’ adherence to patient safety principles: A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(6), Article 2028. https://doi.org/10.3390/ijerph17062028

Westbrook, J. I., Li, L., Raban, M. Z., Woods, A., Koyama, A. K., Baysari, M. T., Day, R. O., McCullagh, C., Prgomet, M., Mumford, V., Dalla-Pozza, L., Gazarian, M., Gates, P. J., Lichtner, V., Barclay, P., Gardo, A., Wiggins, M., & White, L. (2021). Associations between double-checking and medication administration errors: A direct observational study of paediatric inpatients. BMJ Quality & Safety, 30(4), 320–330. https://doi.org/10.1136/bmjqs-2020-011473

World Health Organization. (2016). Medication errors in the WHO European Region: What is a medication error?

World Health Organization. (2024). Medication without harm: Policy brief. World Health Organization. WHO

World Health Organization. (2024). Global patient safety report 2024. World Health Organization. WHO.

Downloads

Published

2026-09-11

How to Cite

Yullyzar, Y., Fitrah, D. T., & Yuswardi, Y. (2026). Hubungan Lama Bekerja dengan Kepatuhan Perawat dalam Menerapkan Prinsip Benar Obat di Ruang Onkologi Rumah Sakit Umum. Jurnal Keperawatan , 18(3), 583–588. Retrieved from https://journal3.stikeskendal.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/400