Pengaruh Aromaterapi Lemon terhadap Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I

Authors

  • Yosi Novita Sari Universitas Dharmas Indonesia
  • Siti Ainawati Mumtazah Universitas Dharmas Indonesia
  • Siti Khotimah Universitas Dharmas Indonesia

Keywords:

aromaterapi lemon, emesis gravidarum, ibu hamil trimester I

Abstract

Emesis gravidarum merupakan keluhan yang sering dialami ibu hamil trimester I dan dapat mengganggu kenyamanan, aktivitas sehari-hari, serta pemenuhan nutrisi apabila tidak ditangani dengan tepat. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan adalah aromaterapi lemon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lemon terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Dusun Maju Jaya Kecamatan Kuamang Kuning Kabupaten Bungo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimen dan pendekatan one group pre-test post-test. Sampel berjumlah 10 ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE), yaitu instrumen terstandar dan telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas sehingga tidak dilakukan uji validitas dan reliabilitas ulang oleh peneliti. Penggunaan instrumen dilakukan sesuai dengan prosedur dan sistem penilaian PUQE yang telah ditetapkan. Intervensi berupa inhalasi aromaterapi lemon sebanyak 2–3 tetes pada tisu atau kapas selama 10 menit, dua kali sehari selama empat hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi seluruh responden (100%) mengalami emesis gravidarum kategori sedang. Setelah intervensi, sebanyak 6 responden (60%) berada pada kategori ringan dan 4 responden (40%) kategori sedang. Rata-rata skor menurun dari 8,90 menjadi 5,60 dengan p-value 0,000 (<0,05). Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pemberian aromaterapi lemon terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I.

 

References

Agustini, et al. (2023). Asuhan Kebidanan Kehamilan. Bandung: Media Sains Indonesia.

Putriyaza, L., Mariza, A., & Rachmawati, F. (2023). Pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. ANJANI Journal: Health Sciences Study, 3(1).

Rizki, H. (2024). Efektifitas aromaterapi lemon terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester pertama. Journal of Language and Health, 5(1).

Rizqiah, A. S., Dinengsih, S., & Kundaryanti, R. (2023). Pengaruh aromaterapi lemon terhadap emesis pada ibu hamil trimester 1. Midwiferia Jurnal Kebidanan, 9(2).

RCOG. (2016). The Management of Nausea and Vomiting of Pregnancy and Hyperemesis Gravidarum. RCOG Green-top Guideline No. 69.

Wiknjosastro, H., Saifuddin, A. B., & Rachimhadhi, T. (2023). Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo. Edisi ke-5. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

Sari, Y. N., Mumtazah, S. A., & Khotimah, S. (2026). Pengaruh Aromaterapi Lemon terhadap Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I. Jurnal Farmasetis, 15(3), 233–238. Retrieved from https://journal3.stikeskendal.ac.id/index.php/far/article/view/360