Pengaruh Informasi Kesehatan di Era Digital terhadap Perilaku Swamedikasi Mahasiswa Farmasi
Keywords:
informasi kesehatan, internet, mahasiswa farmasi, swamedikasiAbstract
Perkembangan teknologi informasi menjadikan internet sebagai sumber utama informasi kesehatan, termasuk di kalangan mahasiswa farmasi. Akses informasi yang luas berpotensi memengaruhi perilaku swamedikasi, baik secara positif maupun negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh informasi kesehatan di internet terhadap perilaku swamedikasi mahasiswa S1 Farmasi Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 70 mahasiswa semester VI dan VIII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara informasi kesehatan di internet dengan perilaku swamedikasi (ρ = 0,528; p = 0,000) dengan kekuatan hubungan sedang. Platform yang paling banyak digunakan adalah media sosial (51,4%) dan mesin pencari (45,7%), sementara jenis informasi yang paling sering dicari adalah dosis obat (60,0%) dan gejala penyakit (52,9%). Mayoritas responden menunjukkan perilaku swamedikasi cukup rasional (60,0%), namun masih ditemukan penggunaan antibiotik tanpa resep (18,6%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa informasi kesehatan di internet berpengaruh signifikan terhadap perilaku swamedikasi mahasiswa farmasi.
References
G. Eysenbach, (2001). “What is e-health?” J. Med. Internet Res., vol. 3, no. 2.
H. Hernowo and R. Parmini, (2023). “Digital health information and self-medication behavior,” J. Kesehat. Masy.
S. Pakpahan et al., (2021). Perilaku Kesehatan, Jakarta: EGC.
Badan Pusat Statistik, (2024). Profil Kesehatan Indonesia.
S. Swire-Thompson and D. Lazer, (2020). “Public health and online misinformation,” Annu. Rev. Public Health.
P. Agarwal et al, (2021) “Internet-based self-medication risks,” BMC Public Health.
L. Wang and A. Cohen, (2023). “Online health information seeking,” Health Commun.
Ikatan Apoteker Indonesia, (2022), Standar Kompetensi Apoteker Indonesia.
D. Sulistyaningrum et al., (2022) “Self-medication among pharmacy students,” J. Farmasi Klinis.
M. A. Annisa and S. A. Kristina, (2020). “Health literacy and self-medication,” J. Manaj. Pelayanan Kesehat.
H. Li et al., (2025)“Online health information and health behavior,” JMIR.
E. Widyaningrum et al., (2022)“Profil swamedikasi mahasiswa farmasi,” J. Kefarmasian.
M. Draup and K. Dadaczynski, (2021). “Digital health literacy,” Int. J. Environ. Res. Public Health.
World Health Organization, (2022). Self-Care Interventions for Health.




